Implikasi Musibah di Buncefield
Gunaryadi, M.A.
Serangkaian ledakan hebat memporak-porandakan depot minyak Buncefield dekat Hemel Hempstead di Hertfordshire (UK), Minggu, 11/12/2005. Ledakan yang membahana sekitar pukul 06.26 dan 06.27 GMT tersebut terdengar hingga sekitar 140 km dari lokasi. Bagi warga London yang berada hanya 40 kilometer dari episenter, ledakan itu tidak saja terdengar keras tetapi juga membuat bangunan bergetar. Goncangannya diduga mencapai 2,5 skala Richter.
Menurut data yang paling mutakhir, musibah yang terjadi di depot milik Total dan Texaco ini melukai 43 orang, 2 orang luka parah. Lidah dan bola api mencapai ketinggian 80 hingga 100 meter. Baru Selasa api berhasil dipadamkan. Dari segi korban jiwa, kecelakaan ini bisa dianggap ringan. Dalam musibah yang terjadi tanggal 6 Juli 1988 di kilang Piper Alpha jatuh 167 korban jiwa. Tahun 1994, ledakan juga terjadi pada instalasi penyulingan minyak di Milford Haven, Wales, melukai 26 pekerja dan kerugian puluhan juta dolar. Texaco dan Gulf didenda dalam kejadian tersebut karena dinilai melanggar aturan keselamatan. Tetapi dari segi getaran ledakan dan besarnya kobaran api serta penyebaran asap, maka musibah di Buncefield ini adalah yang terbesar di Eropa dalam masa-damai.
Beberapa Perspektif
Polisi Hertfordshire hingga kini menduga ledakan tersebut karena kecelakaan, meskipun opsi adanya serangan teroris tetap terbuka. Mengingat kejadian semacam ini merupakan yang terburuk di Eropa pasca Perang Dunia II, serta pasca pemboman bus, stasiun metro dan keretapi di London beberapa bulan lalu, maka analisis yang komprehensif terhadap peristiwa tersebut menjadi urgen. Untuk itu, tulisan ini mencoba menelisik implikasi terhadap 5 aspek dari musibah tadi yaitu: sosial, ekonomi, lingkungan, politik, dan keamanan. Kelima aspek tersebut saling terkait satu sama lain. Hanya saja, aspek keamanan dibahas pada bagian akhir yang menganalisis faktor-faktor penyebab ledakan.
Dari sisi sosial, yang paling terasa adalah aspek psikologis dan kesehatan. Ledakan itu jelas sangat mengejutkan. Di Eropa, weekend pagi adalah bagian penting dari waktu rehat. Sebagian besar warga masih lelap dan terpaksa bangun dengan tiba-tiba dan terkejut. Ketika pemerintah mengevakuasi lebih 2.000 warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian, dampak psikologis ini semakin kentara. Polisi Hertfordshire mengatakan sekitar 70 sekolah yang berlokasi di Hemel Hempstead dan St. Albans ditutup hingga Selasa. Jalan toll yang menghubungkan utara-selatan Inggris juga ditutup karena dekat lokasi. Meskipun jalur tersebut dibuka kembali Minggu malam, tetapi penutupan itu menyebabkan kemacetan yang luar biasa. Disamping itu, dari segi kesehatan—meskipun belum diketahui dampak jangka panjangnya—tetapi asap tebal dan hitam akibat ledakan tersebut telah menyebabkan mata pedih, kesulitan bernafas, dan rasa mual yang menimpa penduduk di sekitar kejadian. Sekitar 25 orang polisi yang bertugas di sekitar lokasi juga mengeluhkan gejala yang sama. Koran-koran Inggris memuat berita dan foto peristiwa tadi dengan headline seperti ‘Vision of Doomsday,’ ‘Cloud of Doom’ dan ‘Black Sunday.’
Dari aspek ekonomi, musibah itu memiliki dampak yang cukup signifikan. Buncefield adalah depot minyak terbesar kelima di Inggris atau menguasai 5% dari kebutuhan bahan-bakar di negeri itu. Setiap hari 400 truk tanki mengisi muatan di lokasi yang terdiri dari 26 silo raksasa yang masing-masing berkapasitas 3 juta galon bahan-bakar. Ledakan itu diduga melibatkan 20 silo. Buncefiled mensuplai kebutuhan bahan-bakar di Inggris Tenggara, termasuk pula untuk bahan-bakar pesawat di Bandara Luton dan Heathrow yang hanya berjarak beberapa kilometer dari lokasi. Selain Total dan Texaco, perusahan minyak Shell, British Petroleum dan British Pipeline Agency juga menggunakan depot yang sama. Sebagian penerbangan pesawat di Heathrow mengalami penundaan hari Minggu tersebut.
Dari sisi lingkungan, musibah ini berdampak negatif. Asap hitam yang ditimbulkan ledakan tersebut Senin siang sudah mencapai Bretagne dan Normandia di Prancis, serta dalam waktu 48 jam kemudian diperkirakan mencapai Spanyol. Asap tidak saja berbahaya bagi kesehatan manusia—khususnya penderita asma dan manula—tetapi juga berakibat buruk pada ekosistem. Disamping itu, kalau ada kerosine, solar, minyak yang bocor diperkirakan akan mencemari sungai atau air tanah di sekitarnya. Pihak pemadam kebakaran telah menggunakan 125.000 liter busa khusus untuk memadamkan jilatan dan bola api yang dahsyat. Busa ini dicampur dengan air yang dipompa dari sebuah kanal yang tidak jauh dari lokasi. Aliran busa dan air ini juga bisa membahayakan biota dan lingkungan.
Sedangkan dari aspek politik diperkirakan tidak banyak implikasinya. Untuk saat ini, pengaruhnya dalam ranah politik hanya akan signifikan kalau ada bukti yang cukup kuat bahwa penyebab ledakan adalah tindak-terorisme. Kalau tidak maka nilai jual politisnya rendah.
Kemungkinan Penyebab
Ada 2 skenario dalam investigasi penyebab ledakan, yaitu serangan teroris dan karena kecelakaan. Dunia intelijen cenderung lebih tertarik mengusut kemungkinan pertama. Asumsi ini menjadi kuat paling tidak karena 2 alasan. Pertama, serangan teroris terhadap sistem subway dan bus di London Juli 2005 lalu yang menelan 52 orang korban jiwa masih membekas kuat dalam memori publik Inggris. Kedua, hari Rabu minggu sebelumnya di dunia-maya diduga ada video yang menayangkan seruan Ayman al-Zawahiri (al-Qaida) untuk menyerang instalasi minyak di kawasan Teluk.
Tetapi, hingga saat ini, kemungkinan tindak-terorisme sebagai penyebab ledakan ditutup oleh kepolisian Inggris. Mereka yakin bahwa musibah tersebut murni sebagai akibat dari kecelakaan. Wakil PM Inggris, John Prescott, di Wesminster juga melaporkan penyebab yang sama. Diduga kecelakaan itu disebabkan kebocoran pada salah satu silo-tanki. Menurut seorang pakar, Geoff Daniels, bahan-bakar yang bocor kemudian bersentuhan dengan percikan api. Meskipun orang yang memasuki kompleks tersebut mengenakan pakaian dan sepatu anti-statis tetapi peluang terjadinya kecelakaan tetap ada. Terdapat pula dugaan bahwa ada pesawat yang jatuh menimpa tanki sehingga terjadi ledakan.
Investigasi terhadap penyebab ledakan masih berlangsung. Asumsi kuat yang berkembang adalah kecelakaan sebagai penyebabnya; bukan terorisme. Tetapi, kemanapun kesimpulan penyelidikan itu nanti diarahkan, tampaknya sedikit barang bukti yang bisa dikumpulkan mengingat magnitude kebakaran tersebut.