<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Strategi Menghadapi Pelarangan Maskapai RI dari Langit Eropa</title>
	<link>http://gunaryadi.blogsome.com/2007/07/12/strategi-menghadapi-pelarangan-maskapai-ri-dari-langit-eropa/</link>
	<description>Dutch-Indonesian Interplays in Particular....</description>
	<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 14:06:17 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: Syafriadi</title>
		<link>http://gunaryadi.blogsome.com/2007/07/12/strategi-menghadapi-pelarangan-maskapai-ri-dari-langit-eropa/#comment-34</link>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 02:51:08 +0000</pubDate>
		<guid>http://gunaryadi.blogsome.com/2007/07/12/strategi-menghadapi-pelarangan-maskapai-ri-dari-langit-eropa/#comment-34</guid>
					<description>Benar.. kita mesti terima pelarangan itu karena kita memang tidah Qualified, dengan demikian kita bisa introspeksi dimana letak kekurangan kita. Banyak perusahaan penerbangan kita yang pesawatnya tidak layak terbang tetapi masih dipaksakan terbang (kejar setoran kali yaa... emangnya angkot). Hampir setiap hari di beritakan media nasional pesawat yang balik lagi , yang tidak jadi terbang, yang gagal mendarat dll. semua karena masalah teknis. belum lagi kita mendengar dan saya merasakan sendiri penumpang mengamuk karena keberangkatannya ditunda alasannya apa ? &quot; pesawat belum datang bung ! &quot;. Fakta ini jelas menunjukkan kalau belum dapat menjamin keselamatan penumpang (customer safety) dan kepuasan penumpang (customer Satisfaction), gimana mampu bersaing ?
How to do it right ?
1. Registrasi semua penerbangan secara jujur dan profesional
2. Jangan ragu buat keputusan untuk mencabut izin
3. jangan bersaing harga tapi bersaing kualitas
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Benar.. kita mesti terima pelarangan itu karena kita memang tidah Qualified, dengan demikian kita bisa introspeksi dimana letak kekurangan kita. Banyak perusahaan penerbangan kita yang pesawatnya tidak layak terbang tetapi masih dipaksakan terbang (kejar setoran kali yaa&#8230; emangnya angkot). Hampir setiap hari di beritakan media nasional pesawat yang balik lagi , yang tidak jadi terbang, yang gagal mendarat dll. semua karena masalah teknis. belum lagi kita mendengar dan saya merasakan sendiri penumpang mengamuk karena keberangkatannya ditunda alasannya apa ? &#8221; pesawat belum datang bung ! &#8220;. Fakta ini jelas menunjukkan kalau belum dapat menjamin keselamatan penumpang (customer safety) dan kepuasan penumpang (customer Satisfaction), gimana mampu bersaing ?<br />
How to do it right ?<br />
1. Registrasi semua penerbangan secara jujur dan profesional<br />
2. Jangan ragu buat keputusan untuk mencabut izin<br />
3. jangan bersaing harga tapi bersaing kualitas
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
